"Sementara ada 8 orang yang mendaftar Bintara Khusus, tidak ada yang lolos," kata Kapolres Kukar AKBP Andrias Susanto Nugroho pada rilis akhir tahun 2019 di Ruang Tribata, Makopolres Kukar pada Jumat (27/12/2019).
Dibandingkan rekrutmen pada 2018 lalu, Andrias menyebutkan ada penurunan animo pendaftar. Pada 2018 lalu ada 8 orang mendaftar Akpol dan tidak ada yang lulus. Sebanyak 352 orang mendaftar Bintara Umum dan 48 orang yang lolos.
Sementara 8 orang mendaftar Bintara Khusus, tidak ada yang lolos. 17 orang mendaftar Tamtama dan 1 orang lolos.
Pada 2020 mendatang, Polres Kukar akan melakukan sosialisasi dan pelatihan untuk perekrutan Polri sehingga putra dan putri daerah lebih banyak bisa diterima.
Polres Kukar menerapkan prinsip Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis yang disingkat dengan BETAH.
"Targetnya minimal 50 orang (putra daerah)," sebutnya.
Penulis: Reza Fahlevi
Editor: M.Huldi