“Kita sudah lakukan koordinasi dan itu rutin kita lakukan antar instansi baik itu Dishub, Satpol PP, Kepolisian. Kita akui untuk saat ini memang terjadi tren penurunan kunjungan se-Kaltim. Banyak sebabnya yang pertama karena pelemahan ekonomi, daya beli masyarakat dan kemudian harga tiket pesawat yang mahal,” katanya kepada KORANKALTIM.COM, Kamis (26/12/2019).
Menurutnya, penurunan tren kunjungan ini tentu berdampak pada kunjungan ke destinasi andalan Kukar yakni Pulau Kumala.
Dispar berusaha melakukan pembenahan beberapa wahana agar Pulau Kumala terus bergairah.
“Kita manfaatkan ini untuk perbaikan wahana, ada perbaikan yang sebenarnya itu wahana yang lama yang belum selesai jadi kita lanjutkan lagi seperti taman burung, kalau tidak ada halangan maka tahun ini selesai. Yang kedua perbaikan boom-boom car karena anggaran yang terbatas jadi kita lanjutkan tahun depan kemudian wahana merry go round tahun depan juga dilanjutkan,” demikian Thauhid.
Penulis: Muhammad Heriansyah
Editor: M.Huldi