Sebelumnya, pada dini hari tadi, Brimob juga melakukan sterilisasi gereja-gereja untuk meminimalisir potensi ancaman dan hal-hal yang tidak di inginkan.
Pada apel kesiapan pengamanan Natal di Makopolres Kukar kemarin, Kapolres Kukar AKBP Andrias Susanto Nugroho menyebutkan ada kemungkinan acaman teror. Sehingga, polisi tetap memeriksa orang-orang ataupun barang yang dianggap mencurigakan.
"Kita juga berkoordinasi dengan pemuda gereja atau panitia gereja untuk sama-sama mengawasi," sebutnya.
Dia berpesan kepada seluruh personel pengamanan untuk menjaga keselamatan masing-masing dalam bekerja. Jika menemukan benda-benda yang mencurigakan, dia meminta untuk tidak langsung memeriksa benda tersebut dan mengkoordinasikannya dengan tim penjinak bom.
"Apa yang kita kerjakan ini bagian dari ibadah kita, bangun koordinasi dan kolaborasi yang baik dan saya ucapkan terimakasih kepada seluruh stakeholder," pungkasnya.
Penulis: Reza Fahlevi
Editor: M.Huldi