Sekretaris Disdikbud Kukar Ikhsanuddin Noor berharap kegiatan ini dapat menjadi persiapan dari penguatan dan pemajuan budaya untuk menyambut Ibu Kota Negara (IKN).
Namun sayang, kegiatan ini sedikitnya hanya dihadiri oleh 30an orang saja.
"Sebenarnya tadinya ingin melibatkan siswa SMA dan SMK, karena ini sebenarnya kegiatannya Oktober, ternyata ini digelar Desember dan bertepatan dengan ujian mereka," kata Ikhsan kepada Korankaltim.com.
"Tadinya kita berharap itu sasarannya (siswa SMA). Kalau melibatkan siswa SMP juga terlalu di bawah," imbuhnya.
Terlebih lagi, lanjut Ikhsan, generasi milenial lah yang diharapkan menjadi penopang dan pendorong kebudayaan lokal. Mereka nanti menjadi pelaku utamanya.
"Apalagi melihat banyak seni budaya yang hampir punah, hampir ditinggalkan, dan mereka inilah yang diharapkan," ucapnya.
Namun, Ikhsan tidak mempermasalahkan hal ini mengingat diskusi-diskusi seperti ini akan terus dilakukan agar nantinya budaya lokal menjadi tuan rumah di daerahnya sendiri.
"Bahkan pekan kebudayaan akan kita laksanakan rutin ke depannya," pungkasnya.
Penulis: Reza Fahlevi
Editor: M.Huldi