Warga Tenggarong berbondong-bondong membeli sembako dan keperluan rumah tangga di pasar ini. Terutama gas elpiji 3 Kg, dijual sesuai HET yakni Rp18 ribu.
Diketahui, pihak agen menyediakan sebanyak 200 lebih tabung gas. Masyarakat membelinya dengan menyetorkan fotokopi KTP, setiap KTP mendapat jatah satu tabung gas.
"Itu cara kita mengakali agar masyarakat yang mendapat elpiji ini merata," ujar Dirut Agen Nararya, Windi Novri Ananta.
Salah satu warga yang membeli, Sri Wahyuni menyebutkan, informasi pasar murah ini didapatnya dari grup WhatsApp SMP anaknya.
Dia langsung berangkat ke pasar murah ini. Sri mengaku tidak merogoh kocek terlalu dalam di banding berbelanja di warung biasanya.
"Gula, minyak dengan kopi murah. Kalau gula di luar Rp13 ribu, kalau minyak Rp21.500, kalau kopi satu rentengnya Rp15 ribu. Minyak disini Rp20 ribu aja disini, kalau kopi Rp10 ribu," sebut warga Kelurahan Baru itu.
"Kalau bisa Kodim sering-sering aja bikin pasar murah gini, kami ibu-ibu butuh harga murah, enggak bisa lagi diberi harga mahal, krisis sudah," tandasnya.
Kodim 0906/TGR tentunya akan melanjutkan program ini di tahun-tahun berikutnya.
Dandim 0906/TGR Letkol (inf) Charles Alling melalui Kasdim Kasdim Mayor (Inf) Muhamad Edi mengharapkan kegiatan ini dapat mewujudkan kesejahteraan masyarakat di sekitar Kodim.
Penulis: Reza Fahlevi
Editor: M.Huldi