Camat Kenohan Lukman Budiono mengatakan, tidak ada satupun warga yang melihat darimana sumber api berasal.
"Karena lokasinya semak-semak kering cepat merambat. Korban jiwa tidak ada, cuma yang terdampak ada dua sarang walet warga, sebenarnya sudah di parit cuma kutu api itu naik sehingga terbakar," kata Lukman kepada Korankaltim.com, Jumat (25/10/2019).
Di Kenohan, sebut Lukman, tidak punya armada pemadam kebakaran (Damkar). Selain itu, akses menuju lokasi kebakaran juga sangat sulit. Upaya pemadaman hanya dilakukan oleh perusahaan.
Dia mengimbau kepada masyarakat untuk tidak membakar lahan ataupun hanya sekedar sampah mengingat kondisi Kecamatan Kenohan yang saat ini masih dilanda kekeringan.
"Karena kondisi sekarang ini kering, masyarakat dilarang bakar hutan, lahan, ataupun sampah di pekarangan. Mohon dapat dipatuhi, kalau kedapatan ya cukup berat hukumannya," pungkasnya.
Penulis: Reza Fahlevi
Editor : M.Huldi