“Ini adalah upaya kita untuk mengantisipasi segala sesuatu, dalam konteks kewilayahan harus bisa dipetakan potensi-potensi apa yang terjadi ke depan sehingga kita bisa melakukan tindakan antisipasi,” kata Dandim 0906/TGR, Letkol (Inf) Chalres Alling kepada Korankaltim.com.
Hal ini juga secara korelatifmembangun kepekaan warga sekitar dalam menjaga lingkungan bersama. Pola ini dianggap efektif seperti pada waktu penanganan Karhutla belum lama ini.
Kerawanan terhadap banjir diantisipasi sejak dini karena saat ini, menurut Alling, sudah memasuki musim penghujan. Informasi yang didapat dari BMkG, intensitas hujan akan meningkat dalam beberapa waktu ke depan.
“Sesuai kata pepatah, sediakan payung sebelum hujan, maka kita mengantisipasi segala sesuatunya. Dan hari ini di jalan ini menjadi simpul areal yang kerap terjadi banjir, sehingga tujuan kegiatan ini adalah untuk membangun kesadaran dan kepekaan masyarakat untuk peduli lingkungan,” ujarnya.
Drainase sepanjang Jalan Putri Kencana kurang lebih sepanjang 300 - 400 meter. Kodim akan merancang program lain.
“Ini tahapan awal, program selanjutnya harus dilakukan dengan konsep yang lebih mendasar,” pungkasnya.
Penulis: Reza Fahlevi
Editor : M.Huldi