Suprianto menyampaikan semua kerja keras dan kerja sama tim yang hebat tentu tidak akan tercapai jika tidak diiringi dengan doa. “Insyaallah kalau dikerjakan dengan tim work semua pasti maksimal, kita sudah berusaha yang terbaik insyaallah juga akan memberikan yang terbaik buat kita,” ungkapnya.
Kukar berhak membawa dua piala sekaligus karena mampu menjuarai MTQ tingkat provinsi tiga kali berturut-turut sehingga dihadiahi satu piala tetap. Kukar mengalahkan saingan berat, Samarinda dan Balikpapan yang harus puas di peringkat dua dan ketiga.
Pada MTQ ke-41 tingkat Provinsi Kaltim 2019 di Kabupaten Paser ini, Kukar menurunkan 60 peserta yang terdiri dari 30 putra dan 30 putri, dan mengikuti 9 cabang kategori lomba yakni 1 tilawah (anak, remaja, dewasa dan cacat tuna netra), 2 Tartil Anak-anak, 3 Qiroat Murottal dan Mujawwad Dewasa dan Remaja, 4 Tahfidz 1, 5, 10, 20 dan 30 juz, 5 Tafsir bahasa Indonesia, 6 Fahmil Quran, 7 Syarhil Quran, 8 Menulis Makalah Alquran, 9 Kaligrafi Alquran, sedangkan cabang yang sifatnya eksibisi adalah lomba menghapal hadist. “Khusus untuk lomba menghafal hadist urung digelar, karena dari seluruh daerah yang ikut, hanya kontingen Kukar yang sudah siap khusus untuk cabang lomba ini. Terlepas dari itu, kami mengucapkan terimakasih kepada masyarakat Kukar keseluruhan atas doanya, sehingga kita mampu mempertahankan juara umum,” demikian Suprianto.
Penulis: Muhammad Heriansyah
Editor : M.Huldi