Kepala Dinas Perdagangan Kukar, Surip, mengatakan tahun ini masih dilakukan pembebasan lahan dan berlangsung hingga tahun 2020.
“Mungkin pada tahun 2020 itu juga akan memulai pembangunannya, tapi melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU),” terang Surip kepada Korankaltim.com.
Surip mengungkapkan, aktivitas jual beli menjadi terpusat di Pasar Mangkurawang. Ke depan, tidak ada lagi alasan kekurangan los pedagang.
Dia mengakui, kebijakan ini nantinya mungkin tetap akan ada resistensi. Terutama dari para pedagang yang sudah nyaman berada di luar Pasar Mangkurawang.
“Ya kita perlu sosialisasi lah, artinya kebersamaan (Pemkab-Pedagang) sangat diperlukan dan bagaimanapun harus berjalan bersamaan,” ujarnya.
“Kalau pasar sudah satu, ya mau tidak mau. Yang jelas, Pemda ini sudah menyiapkan fasilitasnya secara cukup dan memadai, mudah-mudahan itu nanti bisa berjalan sesuai rencana,” tandasnya.
Penulis: Reza Fahlevi
Editor : M.Huldi