“Insyaallah (lahan) bisa clear dan kita tidak perlu banyak biaya lagi untuk pembebasan,” ujar Sunggono kepada awak media.
Selain itu, lanjut Sunggono, secara geografis posisi Bukit Suharto sangat tepat berada di antara dua bandara, yakni bandara Samarinda dan Balikpapan. Dekatnya akses ke pelabuhan dan jalan terdekat menuju jembatan Pulau Balang yang mungkin dapat menghubungkan ke beberapa provinsi di Kalimantan.
“Termasuk lokasi di bukit Suharto itu tingkat keadaan struktur tanahnya juga bagus. Secara keseluruhan bagus lah, dari segi geografis ataupun sosiologis, insyaallah dipilih untuk ibukota negara,” ucap Sunggono dengan yakin.
Mantan camat terbaik se-Indonesia timur ini mengaku akan sangat senang dengan terpilihnya Bukit Suharto. Hal tersebut mengingat akan ada banyak multi flier effect dan percepatan pembangunan wilayah dijamin akan lebih maju.
“Berdasarkan info A1 yang mewakili Pemkab, jelas tergambar saat ini pusat masih membutuhkan data-data terkait kondisi ipoleksosbudhankam dan Alhamdulilah infonya kita hampir tidak punya masalah sama sekali di semua bidang,” pungkasnya.
Penulis: Reza Fahlevi
Editor : M.Huldi