"Jadi memang rakorda kemarin kami berpesan dan berharap ada rumusan-rumusan pokok-pokok pikiran seluruh peserta rakor karena itu kan diikuti 10 kabupaten kota se-Kalimantan Timur, jadi memang saya sudah memintakan yang pertama memang Disdukcapil ini kan sudah menjadi instansi vertikal dan yang paling vital bahwa blangko KTP sebetulnya," kata Edi kepada KORANKALTIM.COM.
Menurutnya, selama ini Disdukcapil Kukar telah melakukan perekaman data secara konsisten baik di kantor maupun dengan cara jemput bola ke kecamatan-kecamatan.
"Perekaman sudah dilakukan secara baik oleh disdukcapil tetapi ketersediaan blangko KTP itu lah persoalannya. Setelah kita minta ke pusat melalui Kementerian Dalam Negeri itu, dropping-nya tidak sesuai dengan kebutuhan kita, kurang terus dan paling banyak kita mendapatkan itu 1.000 lembar dan itu juga jangka waktunya lama," ungkapnya.
Penulis : Muhammad Heriansyah
Editor : M.Huldi