Menurut Sri, kejadian ini baru pertama kali dan dirinya berpendapat waduk bukanlah berfungsi seperti polder. Namun keberadaannya sedikit membantu saat terjadi hujan deras seperti yang terjadi hari ini.
"Justru sedikit terbantukan dengan adanya waduk, kawasan rawa yang ada di sekitar bisa ditampung airnya. Namun karena kapasitas penampungan air hanya sedikit, akhirnya meluap hingga ke tangga. Saat ini masih menunggu perkembangan seperti apa, yang pasti berangsur-angsur sudah mulai surut," ungkapnya.
Dari pantauan langsung media ini, kawasan terparah juga terjadi di Tambakrel, Kelurahan Maluhu, Bougenville, Timbau, Naga dan wilayah lainnya.
Bupati Edi Damansyah turun langsung melihat kondisi di lapangan tepatnya kondisi tanah longsor di Sukarame. "Iya kita lihat langsung, kita berdoa bersama semoga tidak ada korban nyawa pada peristiwa ini," ujarnya.
Sementara itu Camat Tenggarong Janhariansyah menegaskan, pihaknya berkoordinasi dengan BPBD untuk upaya penanggulangan bencana banjir di sejumlah titik.
"Sementara memang kita minta PLN untuk mematikan aliran listrik karena bahaya, kepada warga diminta jangan panik dan kalau bisa saling berkoordinasi dengan sanak saudaranya, kita berdoa bersama semoga tidak ada korban jiwa pada peristiwa ini," tegasnya.
Penulis : Muhammad Heriansyah
Editor : Hendra