Salah satu pengunjung asal Samarinda, Budi Haryono memanfaatkan momen silaturahmi Idulfitri dan menyempatkan diri bersama keluarga berkunjung ke Pulau Kumala.
“Sebenarnya enggak kepikiran sih sebelumnya untuk ke Pulau Kumala, tapi karena kebetulan lewat dan kondisinya masih sepi, mungkin karena habis hujan ya, makanya kita sempatkan sampai akhirnya rame gini,” kata Budi kepada Korankaltim.com.
Dua pengunjung lainnya yang merupakan mahasiswa Bea Siswa Budaya Indonesia (BSBI), Mart Degamo asal Filipina dan Adi Makelesi ingin menuju pulau Kumala dengan sepeda yang mereka bawa dari luar.
Namun keinginannya kandas setelah mengetahui sepeda dari luar tidak diperbolehkan untuk masuk lewat jembatan repo-repo. Lantaran di pulau telah ada sepeda yang disewakan.
“Is the bicycle not allowed?” Tanya mereka kepada wartawan ketika hendak membawa sepedanya lewat jembatan repo-repo, mereka pun kembali ke mengitari kota Tenggarong setelahnya.
Petugas Satlantas, Dishub Kukar dan BPBD Kukar terpantau siaga untuk melakukan pengamanan. Diprediksi kunjungan akan terus bertambah hingga libur lebaran usai pada 10 Juni mendatang.
Penulis: Reza Fahlevi
Editor : Hendra