“Kemarin saya liat di ULP, terakhir update baru mencapai 13 persen dari sekian ribu kegiatan kita yang naik tayang. Sehingga ini saya mempertanyakan ada apa ini, terutama perangkat daerah yang kegiatannya besar, Dinas PU, Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan dan diikuti beberapa dinas lainnya. artinya saya ingin ingatkan sekkab hari ini dan ke depan, kita berbicara menyusun RKPD 2020 jangan sampai program kegiatan kita 2019 ini tidak bisa terimpementasikan dengan baik,” kata Edi.
Edi mengingatkan jajarannya mulai dari sekretaris kabupaten Kukar hingga camat-camat agar berkonsentrasi dalam penyelesaian pekerjaan di 2018 lalu. Edi mengingatkan pengalaman pada 2018 lalu, kegiatan-kegiatan yang dijalankan hanya memiliki waktu kurang lebih tiga bulan lantaran proses administrasi di ULP dimulai pada September sehingga waktu tersebut dirasa kurang untuk menyelesaikan kegiatan.
“Saya keliling, banyak pekerjaan yang diharapkan selesai tapi belum berjalan dengan baik, salah satu kondisinya adalah faktor waktu. Memang uraian demi uraian saya belum melihat benang merahnya karenapa ini terjadi di setiap OPD, sehingga pada kesempatan ini saya berharap harus ada langkah cepat,” ungkap Edi. (*)
Penulis: Reza Fahelvi
Editor: Aspian Nur