Geram dengan ulah oknum tersebut, Edi pun menegaskan jangan ada yang coba-coba mempermainkan fasilitas tersebut karena berkaitan dengan hajat hidup orang banyak.
“Makanya saya menurunkan tim itu. Dulu mau saya serahkan ke BUMDes, saya juga berharap jangan juga ada oknum-oknum di desa yang berani bermain-main dengan hal yang seperti itu, ini kan berkaitan dengan hajat hidup orang banyak. Mudah-mudahan lah dengan tim ke lapangan terus ada analisisnya sehingga solusinya bisa ditemukan dengan baik,” ucap Edi kepada Korankaltim.com, Rabu (20/3/2019).
Edi mengaku sudah memastikan alat tersebut masih berfungsi dengan baik. Pemerintah, tegas dia, hanya ingin mengubah budaya masyarakat setempat agar tidak lagi mengkonsumsi air hujan yang dampaknya sangat merugikan bagi kesehatan.
“Kalau hal-hal yang seperti itu kan nanti bisa dirumuskan. Artinya itu kekhawatiran kita, karena kita ini kan ingin merubah budaya itu, yang nantinya ada langkah-langkah yang perlu kita siapkan ke depannya,” pungkasnya.
Penulis: Reza Fahlevi
Editor : Muh.Huldi