Anaknya yang merupakan siswa SDN 021 Tenggarong harusnya mengikuti Ujian Tengah Semester yang dijadwalkan pukul 10.00 WITA pagi.
“Jam 10 ini anak saya ikut ulangan tapi tidak ada baju, habis semuanya,” ungkapnya kepada Korankaltim.com, Selasa (19/3/2019).
Irma dan suaminya berprofesi sebagai pedagang angkringan di depan Gedung Tinju, Jalan Ahmad Dahlan di sebelah gedung KNPI Kukar.
Kepada media ini, dia bercerita soal kebakaran semalam. Kala itu, dia sedang tidur sembari menunggu suaminya pulang berdagang. Setelah mendengar warga ramai-ramai berlarian, dia terbangun dan mengecek keluar rumahnya. Api sudah membara, rumahnya hanya berjarak satu rumah dari rumah ibu Berlian yang jadi muasal kebakaran.
“Waktu itu sekitar pukul satu malam itu orang rame-rame berlarian, tapi tidak teriak-teriak waktu itu. Saya cek keluar, ternyata api sudah membesar. Terus saya telpon bapaknya yang masih jualan, tapi ya udah nggak sempat, habis semua,” ucapnya.
Dia mengaku syok atas kejadian ini meski ikhlas soal hartanya yang ludes terbakar. “Yah namanya musibah, mau bagaimana lagi,” pungkasnya.
Penulis: Reza Fahlevi
Editor : Muh.Huldi