“Kita telah bersurat kepada Balai Jalan yang di Balikpapan, kita sudah sampaikan, ini sudah empat tahun lebih kenapa tidak diberikan perhatian, sampai hari ini belum ada tanggapan,” tutur Edi kepada Korankaltim.com, Senin (18/3/2019).
Edi membandingkan proses perbaikan jalan nasional di pulau Jawa lebih cepat diatasi dibandingkan Kalimantan Timur khususnya Kukar sendiri.
Hal tersebut, lanjutnya, membuat dirinya bingung lantaran masyarakat yang setiap harinya melewati jalan tersebut mengeluhkan akses jalan alternatif yang kondisinya juga rusak parah.
“Kalau jalan di Pulau Jawa, hari ini roboh maka hari ini juga diperbaiki. Ini kan jadi keluhan, karena kami ini pemerintah menerima keluhan masyarakat. Paham memang itu berproses cuma terlalu lama berprosesnya. Mudah-mudahan dengan kemarin kita bersurat koordinasi, Kepala Dinas PU saya tugaskan untuk berkoordinasi, semoga segera mendapat perhatian,” pungkasnya.
Penulis: Reza Fahlevi
Editor : Muh.Huldi