"Kami ingin mempertanyakan kembali sejauh mana keseriusan pemerintah dan DPRD Kukar dalam memperjuangkan aspirasi kami guru honor dan tenaga kependidikan di Kukar, tuntutan kami inikan sudah semenjak tahun lalu, bagaimana realisasinya. Untuk RDP yang di undang kali ini oleh Komisi IV kami berharap Pak Bupati juga bisa hadir," katanya kepada KORANKALTIM.COM siang ini di ruang Banmus DPRD Kukar sesaat menunggu kedatangan Disdikbud dan BKPSDM Kukar.
Ambo menyampaikan cara yang ditempuh oleh forum guru dan tenaga kependidikan honorer ini sudah sangat sopan dan sesuai ketentuan.
Salah satu yang menjadi tuntutan ialah memperjuangkan kesejahteraan guru honorer. Jika pun tidak bisa menjadi PNS, setidaknya melalui kuota pengangkatan menjadi PPPK.
Selain itu, mereka juga pemerintah memberikan insentif bagi tenaga kependidikan seperti operator perpustakaan, TU, Satpam.
"Kami ini sebagai anak sudah menunjukkan sebagai anak yang baik, kami meminta dengan cara lobi persuasif seperti ini dan cukup sabar, jangan sampai agenda seperti ini hanya untuk meredam kami, tentunya kita semua tidak menginginkan hal yang mengarah ke yang anarkis, tolonglah Pak Bupati sebagai bapak kami, kami ini meminta dengan sopan loh, mohon kiranya bapak perhatikan kami serius dan hadir langsung di tengah-tengah kita," demikian Ambo.
Penulis: Muhammad Heriansyah
Editor : Muh.Huldi