“Oleh karena itu, jagung-jagung kita sudah dijual kemana-mana termasuk pembeli dari Jawa untuk pengolahan pakan ternak itu,” ucapnya kepada Korankaltim.com, Selasa (26/2/2019).
Kebutuhan akan jagung pipil se-Kaltim dikatakan sudah cukup aman.
Ibrahim mengharapkan adapembangunan pabrik pengolahan jagung untuk pakan ternak di Kaltim. Selama ini, lanjutnya, jagung pipil tersebut diimpor ke Gorontalo untuk dijadikan pakan ternak yang kemudian kembali dibeli oleh para peternak di Kaltim.
“Sekarang dengan kelebihan jagung ini sebagai bahan pokok pakan ternak mudah-mudahan ada investor yang mau membuat pabrik pakan ternak di Kaltim, supaya uang dari jagung itu beredarnya di Kaltim saja,” pungkasnya.
Penulis: Reza Fahlevi
Editor : Muh.Huldi