Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutai Kartanegara (Kukar), Ikhsanuddin Noor, yang membuka pelatihan tersebut mengatakan Komite Sekolah memiliki peran strategis dalam dunia pendidikan.
“Pendidikan itu bukan hanya peran pemerintah, orang tua, tapi semua orang tentunya sesuai dengan peran masing-masing. Kalau pemerintah tentunya ada hal di luar itu yang tidak bisa tersentuh karena keterbatasan tertentu, akhirnya komite sekolah itu strategis perannya untuk membantu bagaimana sekolah itu lebih maju,” katanya.
Pelatihan yang digelar oleh Tanoto Foundation hari ini, lanjutnya, menjembatani Komite Sekolah untuk berperan lebih aktif lagi dalam dunia pendidikan.
Ikhsan memberikan contoh, Komite Sekolah bisa menggandeng perusahaan sebagai ‘bapak asuh’ mengingat banyaknya perusahaan swasta beroperasi di Kukar.
“Perusahaan juga harus terlibat dalam dunia pendidikan, komite bisa mencarikan perusahaan sebagai ‘Bapak Asuh’ untuk memajukan sekolah-sekolah mengingat di Kukar sendiri banyak perusahaan ya,” ucapnya.
“Saya menilai kegiatan ini luar biasa karena jarang-jarang kegiatan pelatihan itu melibatkan komite, artinya perencanaan bottom up, muncul dari keinginan orang-orang di sekolah. Jadi, Komite Sekolah tidak lagi seperti dulu sebagai tukang setujui saja, tukang stempel, tapi yang menentukan sekolah itu bakal ke mana,” tutupnya.
Penulis: Reza Fahlevi
Editor: Muh. Huldi