Kukar Kekurangan Ahli Gizi, Kendala Penanganan Gizi Buruk
1 menit baca730 kali dibaca

KORANKALTIM.COM, TENGGARONG - Muara persoalan kasus gizi buruk adalah kurangnya SDM di tingkat Puskesmas dan Puskesmas Pembantu (Pusban) khususnya tenaga ahli gizi. Idealnya ada 2 ahli gizi di tingkat Pusban.
Plt Bupati Kukar, Edi Damansyah, mengatakan dari pemetaan sebanyak 14.000 ASN di Kukar, nantinya diharapkan dapat mengisi posisi ahli gizi di tingkat Puskesmas dengan dilakukan rekrutmen tenaga medis baru.









