Sistem Kontrak Daya Menguras Kantong, DESDM Kukar Ingin PJU Pakai Meteran
1 menit baca773 kali dibaca

KORANKALTIM.COM, TENGGARONG - Dinas Energi dan Sumberdaya Mineral (DESDM) Kukar sedang menginventarisasi penerangan jalan umum (PJU) yang menggunakan sistem kontrak daya.
DESDM Kukar merasa sistem kontrak daya itu cukup menguras kas daerah. Kepala DESDM Kukar Slamet Hadi Raharjo mengatakan, Pemkab Kukar membayar rekening listrik sekitar 650 juta hingga 700 juta per bulan dari empat kecamatan pengguna PJU. Nominal tersebut cukup mahal.









