Kepala Lapas II B Tenggarong, Didik Heru Sukoco mengatakan 63 CPNS tersebut selama satu tahun terakhir sudah menempuh dua kali tahapan orientasi sebelum mengikuti orientasi akhir ini.
“Setelah ini berkas-berkas sudah dikirimkan, tinggal menunggu surat kesehatan dari rumah sakit negara dan kemudian pada Januari 2019 SK-nya sudah diterbitkan,” ujar Didik.
Orientasi akhir dilalui dengan mengenakan kemeja putih yang dikenakan semasa bertugas dengan status CPNS yang kemudian ditanggalkan dan diganti dengan pakaian dinas lapangan Sipir. Hal tersebut, lanjut Didik, agar para CPNS tersebut meresapi rangkaian proses yang telah ditempuh.
“Baju putih yang tadinya dibangga-banggakan bahwa dia menjadi CPNS kemudian kita kotori dan kita ganti dengan seragam yang nantinya dipakai setiap hari untuk berjaga,” jelasnya.
Dari lokasi orientasi akhir, CPNS longmarch ke Lapas IIB Tenggarong sejauh 15 km yang kemudian dilakukan pembaretan.
Penulis: Reza Fahlevi
Editor: Supiansyah