Anggota Banggar yang juga Ketua Komisi II DPRD Kukar, M Andi Faisal mengatakan untuk pembahasan terkait APBD-P baru dimulai sore ini.
“Pembahasan ini kami fokus dengan pemerintah bersama DPRD menyelesaikan utang jadi Insya Allah tahun depan kondisi keuangan sudah normal semua tidak ada utang,” katanya kepada Korankaltim.com.
Menurut Ical, sapaan akrabnya, memang pada APBD-P 2018 ini fokus untuk pembayaran utang dan menyelesaikan yang persoalan yang tertinggal kemarin.
“Semua utang kita selesaikan, baik teman-teman dari kontraktor pembebasan lahan dan lainnya karena memang ini kewajiban pemerintah yang pasti sudah terverifikasi di inspektorat termasuk utang-utang yang di 2016-2017,” paparnya.
Pekan depan, bisa dipastikan menjadi hari-hari sibuk bagi anggota dewan dan TAPD.
“Ya lembur, karena memang targetnya di akhir September ini sudah disahkan Insyaallah sepakat dan memang ini fokus kami untuk menyelesaikan masalah baik utang dan tanggungan yang belum diselesaikan. Ini dilakukan menyesuaikan keuangan daerah kita agar 2019 sudah tidak ada lagi uutang yang menjadi kewajiban pemkab,” demikian Ical.
Penulis: Muhammad Heriansyah
Editor: Supiansyah