Warga Kota Bangun di Temukan Bunuh Diri
1 menit baca2.389 kali dibaca

TENGGARONG – Warga RT 5 Desa Kota Bangun II, Kecamatan Kota Bangun, Kutai Kartanegara (Kukar) mendadak heboh. Pada Minggu (5/8), seorang warga ditemukan gantung diri.
Korban Suwarti Yuliana (29) gantung diri dengan menggunakan tali ayunan anak di dalam kamarnya sendiri. Belum diketahui penyebab korban bunuh diri, kuat dugaan bahwa korban depresi.
Kapolres Kukar AKBP Anwar Haidar melalui Kasubbag Humas AKP Urip Widodo mengatakan, bermula saat suami korban Hamid Riduansyah hendak pergi ke sebuah bengkel mobil di Kota Bangun III atau SP3.
Sebelum berangkat, Hamid mengajak korban untuk ikut serta akan tetapi ajakan ditolak. Korban meminta suaminya pergi bersama anaknya. Sebelum berangkat, korban sempat memberikan sebuah foto kepada suaminya. Permintaannya, foto tersebut ditempel di kaca mobilnya sehingga sang suami bisa terus melihatnya selama dalam perjalanan.
“Tetapi Hamid menolak dan berkata ‘untuk apa aku nempel fotomu, setiap hari aku udah liat kamu’,” katanya, menirukan Hamid.
Beberapa jam kemudian Hamid pulang. Dia berniat mandi dan hendak mengambil handuk di dalam kamar. Pintu kamar terkunci. Ia pun memanggil sang istri tapi tidak dijawab. Hamid lalu bertanya kepada neneknya, Karni, tentang keberadaan istriya.
Curiga dengan kondisi kamar yang keadaan terkunci dan gelap, Hamid mengintip melalui kamar yang berada di sebelahnya. “Dia melihat istrinya sudah dalam keadaan tergantung di tali ayunan anak,” bebernya.
Suami korban pun langsung mendobrak pintu. Dibantu oleh kakeknya, Jupri, keduanya membuka jeratan tali dan langsung meminta bantuan warga.
Korban langsung dibawa ke Puskesmas akan tetapi sudah meninggal dunia. “Kami masih mendalami kasus ini,” terangnya. (ami)









