Sejumlah kerabat mendiang nampak hadir di rumah duka, Jl Awang Sabran Tenggarong, di antara Wagub Kaltim terpilih Hadi Mulyadi dan Plt Bupati Kukar Edi Damansyah.
Anak almarhum, Bayu Ramanda Bani Nugraha menceritakan, bahwa ayahnya meninggal akibat penurunan fungsi jantung dan paru. Pak Yong dilarikan ke RSUD Aji Muhammad Parikesit pada Sabtu (28/7/2018) pagi.
“Dan malamnya mulai alami drop karena penurunan fungsi jantung dan paru yang kian kritis. Almarhum sempat ditangani secara khusus oleh tim dokter, namun tidak bisa tertolong dan menghembuskan nafas terakhir Minggu malamnya,” kata Bayu Ramanda Bani Nugraha.
Di mata Bayu, almarhum merupakan ayah yang tegas dan selalu memberikan nasihat kepada siapa saja yang ditemuinya.
“Pesan alhamarhum yang paling sering diucapkan, bahwa jangan takut melawan arus, tidak usah ngikuti orang dan yang penting taat aturan,” kenang PNS Pemkab Kukar ini.
Plt Bupati Kukar Edi Damansyah, mengungkapkan Kukar sangat kehilangan sosok orangtua sekaligus penasihat.
“Terkadang kita harus tahan dan sabar mendengarkan nasehat Pak Yong demi memperbaiki pemerintahan. Saya secara pribadi sudah menganggap Pak Yong sebagai ayah yang terus selalu memberikan ilmu kepada anaknya,” ucap Edi.
Selain menjadi Sekda Kukar, almarhum juga pernah menjabat Kepala Biro Pemerintahan Umum Setprov Kaltim dan Kepala Balitbangda Kaltim.
Penulis: Andriansjah
Editor: Supiansyah