"Setelah mendapat laporan dari petugas dari UPT Dinas Perikanan setempat kami langsung mengejar dan mengamankan kapal di Loa Ulung dan kemudian membawa kapten kapal ke pos dermaga Aji Imbut untuk dimintai keterangan," kata Sunggono kepada korankaltim.com, tadi pagi.
Koordinator Pengawasan LLASDP Dishub Nupiar menambahkan setelah melakukan pengamanan terhadap kapal ponton yang menabrak, pihaknya langsung melakukan kroscek lokasi untuk menentukan titik koordinat tabrakan.
"Kita lakukan pengecekan melihat kondisi pasca tabrakan dan menentukan titik koordinatnya," ucap Nupiar.
Sementara kapten tugboat Lautan 26, Norman menjelaskan insiden itu terjadi karena kondisi kabut yang pekat. Di saat bersamaan, juga ada ponton yang berlayar dari arah berlawanan.
"Awalnya kami menghindari tabrakan dengan kapal lain yang ada di depan kemudian melakukan haluan ke kiri dan menurut perhitungan aman saja, namun ternyata buritan tongkang yang mengenai keramba," terang Norman.
Ia membantah melarikan diri usai insiden itu. "Perjalanan tetap kita lanjutkan bukannya untuk lari, tapi karena wilayah terdekat tidak ada tempat untuk bertambat," terang Norman.
Penulis : Muhammad Heriansyah
Editor : Supiansyah