Ayam Potong Mahal, Disebut Cuma Permainan Pasar
1 menit baca603 kali dibaca

KORANKALTIM.COM, TENGGARONG - Harga ayam potong yang masih mahal, dipastikan Sekretaris Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kukar, NGK Putu Swartika, hanya permainan harga oleh para pedagang ayam. Tujuannya, ingin mengambil keuntungan lebih. Padahal, untuk urusan penyediaan daging ayam, Kukar sudah mengalami swasembada ayam.
“Ini masih suasana lebaran, jadi masih banyak masyarakat yang ingin membeli daging ayam, akhirnya pedagang memainkan harga dengan menaikkan harga ayam di luar batas normal, bisa tembus Rp50 ribu perkilogram,” kata Putu, Kamis(21/6) kepada KoranKaltim.Com.









