Dalam video itu, anggota DPRD Kukar Buherah terlihat menyeret Hariyati Arif, mantan istrinya hingga terjatuh. Dugaan penganiayaan yang dipicu perebutan mobil itu terjadi di Desa Semangkok, Kecamatan Marangkayu pada 31 Mei lalu.
Menurut Fransiska, kepolisian harus mengusut kekerasan itu dan menyeret pelaku ke meja hijau. "Korban juga kami harapkan untuk tidak takut melapor," terang Fransiska melalui rilis yang diterima korankaltim.com, Minggu (3/6).
Selain itu, Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) diharapkan segera melakukan advokasi. Pun dengan masyarakat agar tidak cuek begitu mengetahui terjadinya penganiayaan di lingkungannya.
"Saya tidak akan melihat siapa pelakunya,
saya tidak akan melihat latar belakang tindakannya. Yang saya lihat di sini perempuan lagi-lagi mengalami kekerasan," kata Fransiska.
Fransiska berharap agar pelaku kekerasan terhadap perempuan maupun anak dihukum agar menimbulkan efek jera.
Penulis : Amien
Editor : Supiansyah