Seperti yang dilakukan Daniel Abadi Sihotang, bakal calon legislatif (Bacaleg) yang maju menggunakan
perahu DPC PDI Perjuangan Kukar Daerah Pemilihan (Dapil) III, Muara Badak,
Marangkayu dan Anggana.
"Untuk tahun ini usia saya 24 tahun dan mungkin menjadi
kader muda dalam Pileg 2019 untuk merebut kursi di DPRD Kukar. Saat ini saya
sudah kurang lebih dua tahun terjun di dunia sosial dan politik," kata
Daniel yang ditemui usai menyerahkan berkas pendaftaran Bacaleg di sekretariat
DPC PDI Perjuangan, Kamis (10/5).
Meski terhitung baru di dunia politik, Daniel mengaku tidak
khawatir karena sudah cukup memiliki pengalaman di berbagai bidang masyarakat
karena background aktivis selama selesai menempuh pendidikan di Perguruan Tinggi.
Menurutnya, doronganya maju di Pileg 2019 karena melihat potensi
pemuda yang menginginkan regenerasi di DPRD Kukar. "Kami ingin menjadi
garda terdepan untuk pembangunan Dapil III, banyak aspirasi yang perlu
dilakukan baik sisi ekonomi, kesehatan dan pendidikan," katanya.
Ia pun optimis akan dipilih dan masuk salah satu dari tujuh kursi
DPRD KUKAR yang akan diperebutkan di Dapil III ini. Apalagi dorongan pemuda,
khususnya di Muara Badak sangat besar.
"Semoga semangat pemuda sama-sama dapat bersinergi di
Pileg 2019. Pak Daniel menyerahkan berkas pendaftaran sebagai Bacaleg ke
sekretariat PDI Perjuangan dan diterima panitia penjaringan," kata
Sekertaris PAC PDI Perjuangan Muara Badak, Sutrisno saat mendampingi Daniel menyerahkan
berkas.
Menurutnya, potensi pemuda di Muara Badak sangat besar sehingga
PAC optimis jika PDI Perjuangan bakal mendapatkan dua atau tiga kursi di Dapil
III. Kita akan merahkan Dapil III khususnya Muara Badak,” bebernya.
Fadli, salah satu pemuda Muara Badak mengaku sebagai salah
satu anggota tim pemuda yang akan mensuksesi kader muda moncong putih itu.
"Kami sangat bangga kepada saudara kami Daniel Sihotang sebagai salah satu
kader pemuda yang akan bertarung di Pileg 2019 nanti, beliau adalah sosok
pemuda pemersatu yang kami kenal, dan memiliki pemikiran yang visioner, itu
terlihat dari pengalamannya menjadi aktivis di Kaltim dalam berbagai
organisasi, serta bagaimana kedekatannya yang dibangun di tengah masyarakat
yang majemuk. Seperti di Muara badak, untuk itu kita ingin sosok pemuda sepeti
ini dapat membawa perubahan serta aspirasi masyrakat ke depan bersama DPRD Kukar
jika terpilih pada pileg 2019,” ungkapnya.
Saat ini, ada 29 ribu suara yang diperebutkan di Muara Badak,
Marangkayu ada 25 ribu dan Anggana 21 ribu.
Dengan demikian, maka di Muara Badak peluang untuk terpilih
terbuka. (*)
Penulis : Amin
Editor : Supiansyah