Beruntung, aksi laki-laki yang belum diketahui
identitasnya ini tepergok oleh seorang
sopir pengangkut gas elpiji.
Pelaku kemudian diamuk massa. Berutung Camat Kota Bangun yang tiba di lokasi
berhasil menenangkan warga.
"Tersangka sudah kita amankan dan masih dilakukan
pemeriksaan," kata Kapolsek Kota
Bangun, AKP Subari.
Hanya saja, Subari
enggan memberikan keterangan lebih lanjut karena masih dalam tahap penyidikan.
"Pelaku dan korban belum kami periksa semua. Jadi belum bisa berikan
keterangan lebih lanjut," ucapnya.
Camat Kota bangun, Mawardi menjelaskan, semula korban
dibuntuti oleh pelaku dari arah Jahab, Kecamatan Tenggarong.
Pelaku sempat beberapa kali mencoba mencegat motor
korban, namun tidak berhasil karena kondisi lalu lintas yang ramai.
Kemudian di Tempat Kejadian Perkara (TKP) dengan kondisi
jalan sepi, pelaku mempepet kendaraan korban hingga nyaris jatuh. Korban pun
menghentikan kendaraannya dan pelaku dengan sigap langsung menarik korban.
Pelaku dengan memaksa menarik korban masuk ke semak-semak
pinggir jalan, 50 meter dari badan jalan Poros Kota Bangun-Tenggarong.
"Tapi saat pelaku menarik korban, ada supir truk pengangkut gas melintas
dan melihat kejadian itu," beber Mawardi.
Sopir tersebut kemudian berhenti guna menyelamatkan
korban dan mengamankan pelaku. Tidak berselang lama, Mawardi dari arah
Samarinda tiba di lokasi dan berhasil menenangkan warga yang kesal dengan aksi
pelaku.
"Pelaku sudah diamuk massa, pukulan itu tidak
terhitung lagi. Untung kami cepat datang sehingga pelaku tidak tewas dianiaya,
sebab ada pengemudi lainnya sampai mengambil alat-alat bengkel untuk memukul
pelaku," jelasnya.
Pelaku dan korban pun dibawa ke Mapolsek Kota Bangun
untuk dilakukan pemeriksaan. "Saya memang mengarah ke Kota Bangun
dari Samarinda menghadiri pelantikan Pak
Edi Damansyah," terangnya. (*)
Penulis : Amien
Editor :
Supiansyah