Kegiatan tersebut digelar di Kantor Pengadilan Sendawar, Kecamatan Barong Tongkok, melibatkan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta sejumlah instansi terkait.
Penandatanganan ini menjadi langkah konkret Pemkab Kubar dalam mendorong terwujudnya Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Kubar Frederick Edwin, jajaran TNI-Polri, Kejaksaan, perbankan, serta perwakilan lembaga peradilan.
Edwin menegaskan pembangunan zona integritas bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan komitmen nyata dalam memperkuat reformasi birokrasi.
“Zona integritas bukan hanya seremoni, tetapi kesungguhan kita bersama untuk membangun pemerintahan yang bersih, transparan, dan berorientasi pada pelayanan publik,” sebut Frederick.
Keberhasilan pembangunan zona integritas sangat bergantung pada komitmen seluruh aparatur, tidak hanya pimpinan, tetapi juga seluruh ASN di setiap tingkatan. Menurutnya, perubahan pola pikir (mindset) dan budaya kerja (culture set) menjadi kunci utama dalam mewujudkan birokrasi yang profesional dan bebas dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN).
“Seluruh perangkat daerah harus menjadi contoh dalam membangun budaya kerja yang berintegritas serta memberikan pelayanan yang cepat, tepat, dan profesional kepada masyarakat,” ujarnya.
Seluruh kepala perangkat daerah diminta untuk memastikan implementasi reformasi birokrasi berjalan optimal, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta memperkuat sistem pengawasan internal guna menutup celah terjadinya penyimpangan.
Penandatanganan dukungan ini juga menjadi deklarasi bersama seluruh unsur yang hadir untuk terus melakukan perbaikan sistem secara berkelanjutan. Ia menekankan bahwa pembangunan zona integritas merupakan proses jangka panjang yang memerlukan konsistensi, evaluasi, serta pengawasan yang berkesinambungan.
Selain itu, pemerintah daerah juga membuka ruang partisipasi masyarakat dalam mengawal jalannya pemerintahan. Kritik dan masukan konstruktif dinilai penting dalam membangun kepercayaan publik terhadap kinerja pemerintah.
“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk ikut mengawasi jalannya pemerintahan. Dengan komitmen bersama, saya optimistis Kubar mampu meraih predikat WBK dan WBBM,” tutup Frederick.
Editor: Aspian Nur