Alsiyus yang bergabung sejak tahun 2019 lalu menyatakan mundur bersama dua pengurus lainnya yaitu Sekretaris M Lazarudin dan Bendahara Faisal.
Alsiyus menjelaskan dirinya mundur bukan karena masalah internal tapi keterbatasan waktu untuk menjalankan LSM dan ingin fokus di LSM Taruna Garda Mandiri dan pada pekerjaan utamanya. "Saya mundur dengan hormat, mungkin ada yang lebih cakap dan punya waktu untuk membantu," ungkap Alsiyus kepada Korankaltim, Kamis (13/04/2023).
Alsiyus juga menyampaikan permohonan maaf atas kesalahan dan kekurangan selama menjalankan tugas sebagai ketua dewan penasehat.
Sementara Lazarudin juga sudah menyatakan mundur dan mengirim surat pengunduran diri dari kepengurusan DPD LSM Fakta.
"Saya tegaskan saya tidak bisa rangkap jabatan, jadi untuk kebaikan organisasi saya memilih mundur," tegas Lazarudin yang bergabung sejak tahun 2020 lalu dan saat ini dipercaya sebagai ketua DPP Taruna Garda Mandiri Kutai Barat, hal mana yang membuat dirinya ingin fokus membesarkan organisasi sosial yang saat ini sudah terbentuk di 16 kecamatan dan 190 kampung juga 4 kelurahan di Kutai Barat.
Terkait pengunduran diri tiga pengurus sekaligus, Ketua DPD LSM Fakta Hertin Armansyah belum bisa dikonfirmasi.
Editor: Aspian Nur