Carmen Sánchez-Guevara dari Universitas Politeknik Madrid Spanyol menjelaskan hal tersebut. Menurutnya, ada banyak faktor yang memengaruhi dinginnya rumah. "Iklim adalah faktor pertama. Setiap negara memiliki keragaman iklim yang besar dan kemudian iklim perkotaan juga menjadi kunci mulai dari faktor iklim mikro di dalam kota juga sangat memengaruhi permintaan energi rumah," jelas Carmen melansir dari marca.com Senin (30/6/2025) hari ini.
Selain itu morfologi dan orientasi adalah kunci. “Rumah dengan satu fasad tidak sama dengan rumah dengan orientasi ganda, yang dapat memungkinkan ventilasi silang. Ketinggian rumah juga penting. Lantai atas selalu mengalami panas berlebih yang jauh lebih besar karena atap menerima radiasi sepanjang hari," paparnya.
Orang sering berpikir suhu dalam ruangan yang ideal adalah antara 21 dan 22 derajat Celsius tetapi hal itu bisa jadi terlalu dingin di musim panas. Para ahli menyarankan saat mendinginkan rumah harus menargetkan perbedaan antara 6 dan 12 derajat Celsius antara suhu dalam dan luar ruangan .
Jika perbedaannya lebih besar berisiko terkena panas ekstrem saat keluar rumah dan perubahan suhu yang tiba-tiba seperti itu bisa berbahaya bagi kesehatan.
"Suhu ekstrem dapat menyebabkan pilek, infeksi virus, atau iritasi saluran pernapasan," ujar peneliti dari Spanish Society of Pulmonology and Thoracic Surgery (SEPAR).
Konon suhu ideal untuk rumah di musim panas adalah antara 24 dan 26 derajat celsius.
Sebagian orang menganggap suhu ini agak tinggi, tetapi ini adalah hal yang dirasakan pada awalnya karena tubuh secara bertahap menyesuaikan diri dengan suhu tersebut.
Mengenai penggunaan kipas angin untuk mendinginkan ruangan, selain kipas yang berdiri di lantai atau yang terpasang di langit-langit, pakar berpendapat itu tidak relevan meskipun kelebihan kipas angin langit-langit bisa menjangkau lebih banyak ruang di dalam ruangan.
Ada beberapa cara untuk meningkatkan rasa segar di dalam rumah. Rekomendasi para ahli adalah buka pintu rumah agar udara segar mengalir lebih lancar ke seluruh rumah. Jangan letakkan kipas angin di dekat tembok atau langit-langit yang tinggi. Sebaliknya letakkan kipas angin di posisi tengah ruangan dengan posisi bersandar di lantai.
Untuk menyegarkan udara setelah penggunaan kipas angin dalam jangka waktu lama bisa meletakkannya dengan menghadap jendela sehingga udara kotor diperbarui.
Editor: Aspian Nur