Pemberian ASI Eksklusif di Kaltim di Atas 66 Persen, Efektif Mencegah Bayi Stunting
1 menit baca494 kali dibaca

KORANKALTIM.COM, SAMARINDA - Pemberian Air Susu Ibu (ASI) eksklusif selama enam bulan pertama merupakan salah satu upaya untuk mencegah bayi stunting atau kurang gizi.
Kepala Dinas Kesehatan Kaltim, Jaya Mualimin, mengatakan, angka pemberian ASI eksklusif di wilayah Kaltim di atas 66 persen. “Awalnya di bawah 66 persen di tahun 2023, namun kini sudah mengalami peningkatan,” ucap Jaya dalam konferensi pers di Warung Informasi Etam Diskominfo Kaltim pada Jum’at (26/1/2024).










