Oleh karena itu, Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Kalimantan Timur (Kaltim) melakukan Pertemuan Koordinasi dan orientasi peningkatan kapasitas Pendampingan Ibu Hamil dan Ibu Pasca Persalinan di salah satu hotel ternama di Jalan Mulawarman Kota Samarinda, Selasa (21/3/2023).
Kepala Perwakilan BKKBN Kaltim Sunarto mengharapkan, pelaksanaan pendampingan dengan melibatkan seluruh Tim Pendamping Keluarga yang terdiri dari kader TP PKK, bidan dan kader KB dapat memberikan dampak signifikan dalam memberikan pelayanan kesehatan bagi ibu, balita dan fasilitasi bantuan sosial stunting bagi keluarga berisiko stunting.
Menurutnya, tugas utama dalam kegiatan pendampingan keluarga adalah penyuluhan, fasilitasi pelayanan rujukan, fasilitasi bantuan sosial bagi keluarga beresiko stunting serta surveilans terhadap kelompok sasaran di tingkat Desa/Kelurahan.
“Masa hamil dan pascamelahirkan merupakan periode “emas” yang apabila anak dibina dengan baik akan mendukung keberhasilan tahap perkembangan selanjutnya,”ujar Sunarto.
Untuk memastikan workshop memberi dampak yang signifikan, kegiatan dilakukan secara hybrid, debgan perserta yang hadir secara daring sebanyak 2.268 orang. Sedangkan peserta yang hadir sebanyak 150 orang.
Adapun penyampaian materi pada kegiatan tersebut juga dilakukan oleh HIMPSI Kaltim tentang Pola Pengasuhan Pada Anak, POGI Kaltim tentang Kehamilan Sehat untuk Bayi Cerdas Bebas Stunting dan IDAI Kaltim tentang perawatan dan tumbuh kembang balita.
Editor: Rusdianto