Para ahli mengatakan ketika tidur, seseorang melalui beberapa siklus 90 menit . Siklus ini mengandung tahapan tidur yang berbeda dimana seseorang mungkin terbangun setelah mendengar suara sekecil apa pun, seperti mobil yang lewat atau pasangan bergerak sedikit.
Greg Murray, profesor dan direktur Pusat Kesehatan Mental, Universitas Teknologi Swinburne, menjelaskan banyak orang yang terbangun antara jam 3 sampai jam 4 pagi dan sulit untuk kembali terlelap.
“Saat tubuh bersiap untuk pagi hari, suhu tubuh inti dan hormon bangun mulai meningkat, sementara dorongan tidur berkurang, tulisnya dalam The Conversation seperti dilansir dari Thesun.co.uk Rabu (24/8/2022) hari ini .
Berikut adalah beberapa tips, yang dibagikan oleh para ahli tidur untuk membantu seseorang kembali tertidur setelah terbangun tengah malam atau dini hari.
1. Hindari Berlama-Lama di Toilet
Kebanyakan orang bangun tengah malam untuk buang air kecil dan berpikir bisa kembali tidur setelahnya. Tetapi Dr Michael Breus, seorang psikolog klinis mengatakan kepada Business Insider mereka yang terbangun saat itu dan pergi ke toilet harus segera kembali ke kamar.
Ini karena jika meninggalkan kehangatan tempat tidur dalam waktu lama jantung harus memompa lebih banyak darah ke seluruh tubuh. Detak jantung istirahat yang rendah diperlukan untuk tertidur. Oleh karena itu, perjalanan ke toilet melakukan kebalikan dari apa yang dibutuhkan.
2. Berhenti Melihat Jam di Ponsel
Sudah menjadi kebiasaan untuk mengangkat telepon dan memeriksa waktu ketika bangun di tengah malam. Dr Michael menyarankan untuk menghindari memeriksa ponsel bagaimanapun caranya, karena kecemasan melihat jam dapat membuat terjaga lebih lama.
Para ahli mengatakan jika masih belum tertidur dalam waktu 15 menit seseorang harus bangun dari tempat tidur. “Tidak perlu melihat jam; perkirakan saja seperempat jam," tulis mereka .
Dr Bryony Sheaves dan Profesor Colin Espie di Universitas Oxford mengatakan dapat kembali ke tempat tidur begitu merasa mengantuk untuk menghindari mengaitkannya dengan perasaan terjaga dan gelisah.
3. Jauhkan Hewan Peliharaan
Memang menyenangkan memiliki bantal empuk yang hangat untuk dipeluk, tetapi sebaiknya tidak memiliki hewan peliharaan di tempat tidur baik itu kucing maupun anjing. Tidur dengan teman berbulu dapat memperburuk alergi atau asma pada mereka yang rentan terhadapnya.
4. Dinginkan Kamar Tidur
Sistem pemanas sentral mengeringkan selaput lendir, membuat Anda lebih haus di malam hari dan bisa menganggu tidur malam. Dr Neil mengatakan suhu optimal untuk malam yang baik adalah 18C atau lebih rendah. Jika berada di ruangan yang terlalu hangat, tubuh tidak dapat membuang kelebihan panas itu dan itu berarti tidur akan terganggu. Karena itu sebaiknya usahakan ruangan kamar tidur dalam kondisi dingin agar tidur lebih nyenyak.
5. Tenangkan Pikiran
Untuk membantu mengatasi hal ini, The National Sleep Foundation merekomendasikan untuk mencoba meditasi.
"Belajar menenangkan pikiran bisa menjadi keterampilan yang membantu, baik untuk menavigasi periode siang hari yang penuh tekanan, dan untuk tertidur di malam hari,” kata mereka.
"Jika belum pernah mencobanya, mulailah dengan beberapa menit duduk dengan tenang dan fokus pada tarikan dan embusan napas," sebut mereka.
Editor: Aspian Nur