“Diusahakan jalan kaki sekitar 15 menit atau minimal dua hingga lima menit untuk mendapatkan manfaat kesehatan setelah makan, agar lebih maksimal bisa dilakukan selama satu jam atau satu jam setengah,” ujar peneliti dari University of Limerick di Irlandia, dilansir dari laman Dailymail.co.uk Selasa (9/8/2022) hari ini.
Para ahli juga melihat tujuh penelitian yang membandingkan efek duduk dengan berdiri atau berjalan pada ukuran kesehatan jantung termasuk insulin dan kadar gula darah setelah makan. Mereka menemukan fakta, berjalan ringan setelah makan memiliki dampak signifikan dalam memoderasi kadar gula darah.
Dalam penelitian menunjukkan, hanya beberapa menit berjalan dengan intensitas ringan setelah makan sudah cukup untuk meningkatkan kadar gula darah secara signifikan dibandingkan dengan duduk.
Menghindari fluktuasi tajam kadar gula darah sangat penting bagi pasien yang mengelola diabetes. Fluktuasi yang tajam juga dianggap berkontribusi pada perkembangan diabetes tipe 2. Bahkan hanya berdiri membantu menurunkan kadar gula darah, meski tidak sebanyak berjalan ringan.
Ini karena berjalan ringan membutuhkan keterlibatan otot yang lebih aktif daripada berdiri dan menggunakan gula ketika banyak gula yang beredar di aliran darah.
Aidan Buffey, penulis utama ulasan yang diterbitkan dalam jurnal Sports Medicine mengatakan, jalan kaki dua hingga tiga menit lebih praktis selama hari kerja karena tidak mungkin berlari disekitar kantor. “Bergerak sedikit pun bermanfaat dan dapat menyebabkan perubahan yang terukur,” ujar Dr Euan Ashley, seorang ahli jantung di Universitas Stanford.
Editor: Aspian Nur