Anak-Anak Disarankan Makan dengan Mulut Terbuka, Ini Alasannya
1 menit baca889 kali dibaca

KORANKALTIM.COM - Selama ini anak-anak selalu diajarkan untuk makan dengan seminimal mungkin menutup mulut mereka agar tidak terdengar suara berisik, makanan yang berceceran dan mengganggu orang lain.
Namun ada saran dari para ilmuwan kalau hal itu tidak tepat, justru anak-anak harus makan dengan mulut terbuka.
Peneliti yang dipimpin oleh Profesor Psikologi Eksperimental Oxford Charles Spence mengklaim makan dengan mulut terbuka agar terasa lebih enak. Mengunyah atau menggigit makanan seperti daging, buah dan sayuran yang semuanya mengandung senyawa organik yang mudah menguap bisa membentuk aroma khas dan berkontribusi pada rasa makanan.
Mengunyah dengan mulut terbuka membantu anak-anak memperkuat sensorik penciuman saat makanan mencapai bagian belakang hidung. "Selama ini kami telah melakukan semuanya dengan salah. Mengunyah dengan mulut terbuka sebenarnya dapat berkontribusi pada indera penciuman dan persepsi keseluruhan," ujar Dr Spence dilansir dari laman Thesun.co.uk Jumat (22/7/2022) hari ini. "Dan dalam hal suara, kami suka makanan yang mengeluarkan bunyi berisik seperti apel, kentang, stik wortel, kerupuk, roti renyah atau segenggam popcorn. Membuang sopan santun dan mengunyah dengan mulut terbuka harus dilakukan karena itu berfungsi lain pada indera tubuh," paparnya.
Tim Prof Spence sedang melihat apa yang mempengaruhi persepsi tentang makanan karena nantinya akan berpengaruh pada fungsi otak. Bahkan anak-anak juga disarankan makan dengan tangan kalau memungkinkan untuk memperkuat indera peraba.
Editor: Aspian Nur










