Hal-hal seperti kebiasaan minum alkohol, merokok, dan tidak melakukan pemeriksaan rutin ke dokter bisa meningkatkan risiko seseorang mengalami gangguan kesehatan di kemudian hari.
Berbicara mengenai masalah kesehatan yang sering dialami pria, sebenarnya pria juga bisa diserang oleh penyakit yang dapat menyerang siapa saja.
Ini termasuk penyakit jantung, stroke, diabetes, kanker dan juga depresi. Namun pria juga bisa mengalami masalah kesehatan spesifik seperti kanker prostat dan pembesaran prostat jinak.
Menurut data dari Centers for Disease Control and Prevention dilansir dari Halodoc.com Senin (20/6/2022) hari ini, ada lima masalah kesehatan yang sering dialami pria, antara lain:
1. Penyakit Jantung
Pria dua kali lebih mungkin mengalami serangan jantung dibandingkan wanita. Risiko yang lebih tinggi itu tetap ada bahkan setelah adanya faktor risiko lainnya termasuk kolesterol tinggi, tekanan darah tinggi, diabetes, indeks massa tubuh, dan aktivitas fisik. Ini dikarenakan kadar hormon alami wanita dapat melindungi terhadap penyakit jantung sebelum menopause.
2. Kanker
Menurut data kesehatan yang dipublikasikan oleh Canadian Cancer Society’s tahun 2017, besar kemungkinan pria mengalami kanker adalah 49 persen, sedangkan pada wanita adalah 45 persen.
Sementara itu, besar kemungkinan kematian akibat kanker pada pria adalah 28 persen dan wanita 24 persen. Risiko yang lebih tinggi Ini disebabkan faktor gaya hidup serta ketersediaan dan kesediaan perawatan. Wanita umumnya lebih sering berhubungan dengan profesional kesehatan ketimbang pria.
3. Penyakit Saluran Pernapasan Bawah Kronis
Penyakit saluran pernapasan bawah kronis lebih sering dialami pria karena pada umumnya pria jauh lebih sering merokok ketimbang wanita. Merokok tembakau sejauh ini merupakan faktor risiko tinggi untuk kondisi bronkitis kronis dan emfisema.
Penyakit saluran pernapasan bawah kronis ini bisa memberikan efek pada gangguan kesehatan lain seperti seperti radang sendi, gagal jantung kongestif, diabetes, penyakit jantung koroner, stroke, ataupun asma.
4. Stroke
Pria lebih sering mengalami stroke ketimbang wanita. Namun, tingkat harapan hidup pria jauh lebih tinggi ketimbang pada wanita. Stroke terjadi ketika suplai darah ke bagian otak terganggu atau berkurang, sehingga jaringan otak kekurangan oksigen dan nutrisi.
Ada dua jenis utama stroke, iskemik dan hemoragik. Sebagian besar stroke disebabkan oleh penyumbatan pembuluh darah (stroke iskemik) dan lainnya disebabkan oleh pendarahan, kebocoran atau pecahnya pembuluh darah (stroke hemoragik).
5. Diabetes
Diabetes, terutama tipe 2, lebih sering terjadi pada pria daripada wanita. Namun, wanita seringkali memiliki komplikasi yang lebih serius dan risiko kematian yang lebih besar. Salah satu alasannya adalah pria menyimpan lebih banyak lemak di perut dan lebih banyak pria daripada wanita yang mengidap diabetes yang tidak terdiagnosis.
Diabetes menempatkan pria maupun wanita pada risiko yang lebih besar untuk penyakit jantung, stroke, kehilangan penglihatan, gagal ginjal, bahkan amputasi jari kaki, kaki, atau tungkai. Tetapi, pada pria, diabetes bisa menyebabkan masalah disfungsi ereksi.
Terlepas dari semua itu, banyak risiko masalah kesehatan pada pria yang dapat dicegah dengan gaya hidup sehat. Ini termasuk olahraga teratur, diet sehat, tidak merokok, mengontrol stres, dan konsumsi alkohol dalam kisaran sedang.
Pemeriksaan rutin dan tes skrining juga dapat mendeteksi penyakit lebih awal sehingga lebih mudah untuk diobati.
Editor: Aspian Nur