Dr Teresa Irwin mengaku selama bertahun-tahun sudah memperhatikan bahwa masalah kesehatan pasien sering dikaitkan dengan kurangnya pendidikan tentang cara merawat tubuh mereka.
Dokter spesialis vaginakolog ini mengatakan banyak wanita buang air kecil dengan cara yang salah dan dia pun memberikan edukasi untuk itu.
Dr Irwin juga membagikan lima trik untuk meningkatkan kesehatan kandung kemih secara keseluruhan untuk wanita saat buang air kecil, mulai dari berapa kali sehari dan posisi duduk benar.
Yang pertama adalah memberi “makan kandung kemih”. "Pertama, hindari iritasi kandung kemih dan ganti dengan makanan ramah kandung kemih," ujar Dr Irwin dilansir dari laman Dailymirror.co.uk Minggu (19/6/2022) hari ini.
"Kopi, minuman berkarbonasi, pemanis buatan dan alkohol jadi penyebab iritasi kandung kemih, jadi satu perubahan perilaku yang mudah adalah membatasi konsumsi iritasi kandung kemih,” paparnya.
"Saya tidak mengatakan seseorang harus menyingkirkan semua minuman ini karena saya sendiri masih minum kopi di pagi hari, tetapi kuncinya adalah moderasi dan keseimbangan dengan hidrasi,” sebut Dr Irwin.
Yang kedua adalah jangan menunda istirahat toilet. “Memiliki waktu di toilet secara efektif. Jumlah yang sehat bagi seorang wanita untuk buang air kecil adalah sekitar empat hingga tujuh kali per hari,” papar Dr Irwin.
"Jika menunggu terlalu lama untuk pergi ke kamar kecil, dapat secara tidak sengaja melatih otak untuk mengabaikan sinyal kandung kemih yang membantu mengetahui kapan harus pergi ke toilet,” ucapnya.
Yang ketiga adalah meluangkan waktu dan duduk di posisi yang tepat. Dr Irwin juga mengatakan untuk mengambil satu menit penuh untuk buang air kecil dan melakukannya dalam posisi yang tepat.
"Satu menit mungkin tidak terasa lama, tetapi ketika saya memberi tahu orang-orang untuk melakukan ini, itu bisa tampak seperti selamanya padahal tidak.
Banyak wanita tidak meluangkan waktu untuk mengosongkan kandung kemih mereka sepenuhnya. Ketika seseorang merasa terburu-buru untuk buang air kecil, itu dapat menyebabkan dia memiliki aliran yang kuat yang akan memberi tekanan pada otot-otot di sekitarnya,” ungkap Dr Irwin.
"Banyak wanita diajari untuk buang air kecil dengan duduk tegak di toilet yang menyebabkan sebagian urin tetap berada di kandung kemih. Posisi paling populer untuk mencegah masalah ini saya sebut posisi koboi. Cukup mencondongkan tubuh ke depan untuk meletakkan siku di atas tempurung lutut dan pastikan kaki sejajar dengan tanah," jelas Dr Irwin.
Yang keempat adalah mengikuti cata senam kegel. "Saya tahu semua orang pernah mendengar saran untuk melakukan senam kegel dengan alasan otot-otot dasar panggul bisa melapisi bagian dalam tulang panggul,” ujar Dr Irwin.
Otot kegel bertindak sebagai jaring untuk menjaga organ reproduksi dan eliminasi di tempatnya, ketika dasar panggul menjadi lemah, itu tidak bisa lagi menahan organ-organ itu di tempatnya dan itu dapat menyebabkan prolapse dan disfungsi lainnya.
"Hipopresif juga akan membantu, ini adalah teknik yang jarang tetapi sangat efektif untuk memperkuat dasar panggul. Ini adalah latihan pernapasan yang membantu memperkuat inti untuk mengurangi tekanan pada dasar panggul dengan belajar mengangkat dan menopang berat organ melalui otot-otot pendukung," paparnya.
Yang kelima atau yang terakhir adalah meremas saat bersin, karena itu menciptakan kontraksi untuk melawan tekanan dan memperkuat dasar panggul.
Dr Irwin adalah ahli dalam disfungsi panggul wanita dan bekerja sebagai ahli bedah. Tips ini diberikannya sekadar berbagi pengetahuan dengan 84 rib pengikutnya.
Dari unggahan di TikTok-nya itu, Dr Irwin dengan nama akun @dr.teresa.irwin berhasil membuat 671.000 tampilan, 122.000 suka dan banyak komentar dengan video terbarunya itu.
Editor: Aspian Nur