Apa saja makanan dengan bahan-bahan yang paling mungkin untuk meninggalkan bau mulut? Berikut penjelasan Dr Payal.
1. Kopi
“Sedih rasanya bagi pecinta kopi untuk mendengarnya, sayangnya minuman berkafein ini ternyata bisa menyebabkan bau basi, seperti bau mulut,” kata Payal dilansir dari laman Thesun.co.uk Rabu (23/3/2022) hari ini.
“Ini karena kopi mengandung senyawa asam dan sulfat yang bisa meninggalkan bau basi di napas dalam waktu lama setelahnya.” imbuhnya
Kopi apapun jenisnya, juga dapat mengurangi produksi air liur, yang diperlukan untuk membersihkan mulut secara alami dan menghilangkan bakteri apa pun.
Selain itu, kopi juga dapat memiliki efek pengeringan pada mulut yang dapat meningkatkan kemungkinan bau mulut yang berlama-lama.
Karena itu kalau pun anda mengkonsumsi kopi ada baiknya diimbangi dengan minum air putih.
2. Bawang Bombay
Bawang adalah dasar dari lusinan makanan setiap hari yang tersedia di dapur. "Namun itu tidak begitu bagus untuk nafas," Payal memperingatkan.
“Bawang mengandung senyawa belerang yang artinya mengeluarkan bau khas saat dipotong atau dihaluskan. Bahan belerang yang kuat ini hanya berarti ketika tertelan dapat berlama-lama di mulut di lidah dan diantara gigi,” paparnya.
Karena itu kalau memiliki masalah dengan bau mulut, sikat gigi setelah makan dengan bawang untuk menghilangkan risiko mengeluarkan bau belerang tersebut.
3. Susu
Keju, es krim atau susu bisa jadi alasan di balik bau mulut seseorang. “Susu menjadi minuman wajib bagi orang tertentu tetapi susu dapat menyebabkan bau mulut karena bakteri alami dari lidah memakan asam amino dalam susu dan keju,” ujar Payal.
"Ini berarti bau yang tertinggal di mulut setelah tertelan seringkali bisa berbau sangat busuk dan tidak menyenangkan," jelasnya.
4. Alkohol
Mungkin ini tidak mengejutkan karena semua orang bisa mencium bau alkohol dari napas seseorang yang baru saja meminumnya.
“Perhatikan ketika bangun karena mabuk, mulut terasa dan berbau busuk? Itu karena tubuh dan mulut mengalami dehidrasi akibat konsumsi alkohol dan ini berarti produksi air liur lebih sedikit,” ucapnya.
“Alkohol dapat menyebabkan mulut kering dan ketika mulut sangat kering, itu dapat mendorong pertumbuhan bakteri yang meningkatkan kemungkinan bau mulut,” jelas Payal lagi.
Saat mengkonsumi alkohol cobalah mengurangi dampaknya pada napas dengan meminum air putih.
5. Bawang Putih
“Adalah adil untuk berasumsi kebanyakan orang sadar akan bau bawang putih,” kata Payal.
Bawang putih memiliki bau khas yang kuat dan sekali di mulut dapat berlama-lama selama beberapa hari.
“Bawang putih berada dalam keluarga makanan yang sama dengan bawang merah, karena juga mengandung senyawa belerang yang memberikan rasa yang kuat, sehingga sekali dimakan dapat tertinggal di mulut dan di antara gigi,” kata Payal.
6. Kari
Bawang merah, bawang putih dan rempah-rempah merupakan campuran sempurna untuk bau mulut.
“Kari sering dapat menyebabkan bau mulut karena banyaknya bahan yang kuat dan khas yang digunakan dalam resep dan bahan-bahan ini sering tertinggal di mulut selama berjam-jam setelahnya,” ucap Payal.
7. Ikan
"Jika seseorang makan ikan dengan bau yang lebih amis seperti salmon dan tuna, kemungkinan besar akan mengalami napas yang tidak enak setelahnya," sebutnya.
Ikan mengandung senyawa yang disebut trimetilamina yang dapat bertahan lama dimulut dan mengeluarkan bau yang tidak sedap.
Beberapa orang memiliki kondisi yang disebut trimetilaminuria (TMAU), yang menyebabkan mereka memiliki bau amis yang tidak menyenangkan, yang mungkin datang dan pergi.
Terkadang kondisi yang tidak dapat disembuhkan disebabkan oleh gen yang salah yang diwarisi seseorang atau dari orangtuanya.
Setelah mengetahui minuman dan makanan yang bisa membuat napas berbau tak sedap, Payal memberikan tips untuk menjaga nafas tetap segar setiap saat. Sesuaikan pola makan untuk menghindari makanan yang disebutkan di atas.
Tips-nya antara lain;
1. Sikat Gigi Teratur
“Mempertahankan rutinitas oral seperti sikat gigi atau berkumur yang baik pagi dan malam akan membantu meringankan gejala bau mulut,” kata Payal.
"Itu tidak akan sepenuhnya mencegahnya dan mungkin harus menyesuaikan pola makan, tetapi itu akan bekerja untuk menjaga mulut tetap segar," papar Payal.
Flossing juga disarankan bersama dengan obat kumur untuk membilas lebih lanjut dan membersihkan partikel yang tertinggal.
Obat kumur juga akan membantu menjaga lidah tetap bersih dan segar, karena seringkali bau mulut bisa berasal dari lidah yang kotor.
2. Tetap Terhidrasi
Mulut kering karena kekurangan air liur dapat memicu bau mulut.
“Air liur diperlukan untuk membersihkan mulut secara alami dan membersihkan bakteri dan partikel makanan dari hari itu, jadi ketika ini hilang, mulut bisa tetap stagnan dan bau mulut bisa terbentuk,” kata Payal.
“Cobalah untuk minum delapan gelas sehari dan lebih banyak lagi di antara waktu makan dan rehat kopi,” ungkapnya.
3. Kunjungi Dokter Gigi
"Jika telah melakukan hal di atas dan masih mencium bau yang tidak sedap, mungkin bisa dipikirkan untuk pergi ke dokter gigi," saran Payal.
Seorang dokter gigi dan ahli kesehatan mungkin dapat menentukan masalahnya.
“Seringkali bau mulut bisa menjadi tanda adanya lubang pada gigi, jadi sebaiknya kunjungi dokter gigi secara rutin,” pungkas Payal.
Editor: Aspian Nur