Masker wajah harus kembali dipakai di tempat umum, toko-toko dan di transportasi dengan persyaratan perjalanan telah berubah padahal Natal tinggal beberapa pekan lagi dan banyak orang sudah membuat rencana besar setelah lockdown yang diberlakukan tahun 2020 lalu.
Banyak orang khawatir tentang Omicron dan seorang dokter telah mengungkapkan apa yang harus Anda lakukan jika rasa khawatir mulai menghantui anda.
Diposting ke TikTok, Dr Karan Rajan menjelaskan varian baru dari Covid-19 memang memiliki beberapa mutasi.
"Lebih banyak mutasi tidak selalu sama dengan lebih banyak bahaya. Kami hanya tidak memiliki cukup data tentang apakah mutasi ini dapat menyebabkan penyakit yang lebih parah atau mempengaruhi efektivitas vaksin,” papar Dr Rajan dilansir dari laman Thesun.co.uk Kamis (2/12/2021) hari ini.
"Apa pun yang terjadi selama beberapa minggu ke depan, satu hal yang pasti dan itu adalah sesuatu yang telah kita lihat dengan semua varian. Vaksin masih akan membantu mengurangi resiko terpapar penyakit parah bahkan rawat inap," tegasnya.
Para ahli sebelumnya menemukan Omicron adalah yang paling berkembang sejauh ini dengan 50 mutasi, 32 di antaranya menjadi perhatian khusus dan bisa lebih buruk daripada varian Delta.
Para ilmuwan saat ini bekerja sepanjang waktu untuk menentukan seberapa berbahayanya Omicron. Sampai saat itu, Dr Rajan mengatakan ada hal-hal yang dilakukan untuk menjaga semua tetap aman.
"Kalau anda belum divaksin, segeralah vaksin, kalau sudah divaksin dua kali, dapatkan vaksinasi booster," paparnya.
Di kolom komentar Dr Rajan menulis banyak kasus Omicron yang sejauh ini hanya menimbulkan gejala ringan. "Semoga saja tidak lebih ganas", harapnya.
Dr Rajan juga mengatakan beberapa mutasi pada virus membuatnya tidak terlalu mengerikan kalau sudah mendapat vaksinasi.
Sebelumnya Menteri Kesehatan Sajid Javid mendesak semua orang untuk divaksin demi menyelamatkan perayaan Natal.
Orang yang mendapatkan dosis ketiga setidaknya mendapatkan kesempatan untuk merayakan Natal dan Tahun Baru 2022 dengan teman dan keluarga mereka.
"Ini adalah misi nasional dan kita semua memiliki peran itu. Kalau ingin memberi diri kita kesempatan terbaik untuk merayakan Natal dan Tahun Baru bersama orang-orang yang kita cintai, hal terbaik yang bisa dilakukan adalah melangkah, menyingsingkan lengan baju dan mendapatkan perlindungan ketika saatnya tiba," sebut Sajid
Perdana Menteri Inggris Boris Johnson juga pernah menyatakan pusat vaksinasi sementara untuk booster akan berdiri.
"Saya tahu frustrasi yang kita semua rasakan dengan varian Omicron ini, rasa lelah karena kita harus melewatinya lagi,” ujar Boris. “Tetapi hari ini posisi kita jauh lebih baik daripada tahun lalu. Apa yang kami lakukan adalah kami mengambil beberapa tindakan proporsional, pencegahan, sementara ilmuwan kami memecahkan kode Omicron dan sementara kami mendapatkan perlindungan tambahan dari booster ke tangan mereka yang paling membutuhkannya," tegas Boris.
Editor: Aspian Nur