Namun menurut penelitian, Squid Game berbahaya bagi perkembangan sosial dan emosional anak muda. Para pakar pun memperingatkan mengenai hal ini karena dengan menonton Squid Game orangtua seakan membiarkan anak mereka menjadi pengganggu.
“Perkembangan sosial dan emosional anak-anak terutama saat usia mereka terlalu muda sudah menyaksikan tayangan ini akan mendorong mereka untuk ambil bagian pada hal-hal yang tak diinginkan, misalnya melihat temannya diganggu, dengan cepat emosionalnya terangkat dan membela tanpa memikirkan resikonya,” kata Dr Sandra Wheatley, peneliti dari London, Inggris, dilansir dari laman Dailymail.co.uk Selasa (19/10/2021) hari ini.
Serial Squid Game sendiri yang menduduki peringkat 15 dunia memicu perdebatan hebat di situs parenting Mumsnet, karena ada sebagian yang mengatakan tayangan itu baik-baik saja.
Dr Wheatley, seorang psikolog sosial yang mengkhususkan diri pada psikologi anak mengatakan, anak-anak usia dasar mungkin belum cukup umur untuk memahami konteks kekerasan
“Ini mungkin membuat mereka bertanya kenapa tidak ada yang membantu mereka. Jelas ada pesan disana yang kami benar-benar tidak ingin anak-anak menerimanya,” tegas Wheatley.
Pekan lalu, Sekolah Dasar John Bramston di Ilford, London Timur, mengirim surat kepada orangtua untuk memperingatkan mereka murid-murid meniru adegan di taman bermain.
“Itu mungkin mengguncang pondasi dari apa yang diajarkan kepada mereka di sekolah, yaitu peduli dan saling membantu. Tapi seharusnya mereka memberitahukan kepada guru bila terjadi sesuatu, tidak serta merta melakukan hal tak diinginkan saat teman mereka diganggu,” tegasnya.
Ada orangtua yang mengakui kalau anaknya menyukai serial Squid Game. “Saya menontonnya bersama putri saya yang berusia Sembilan tahun dan ternyata dia ketagihan,” ujar orangtua itu.
Yang lain menulis tentang putrinya yang berusia delapan tahun. “Saya menontonnya bersamanya di kamar. Saya mempercepat adegan seks atau kekerasan yang sangat brutal tapi dia tahu itu tidak nyata namun tetap menontonnya,” ungkapnya.
Nuzhat Uthmani, seorang guru sekolah dasar, juga menulis di blog untuk majalah TES beberapa muridnya telah menonton Squid Game dan dia khawatir itu bisa berdampak pada kesehatan mental mereka.
“Itu membuat guru frustrasi karena mereka menonton sesuatu yang kontennya tak sesuai dengan usia,” kata Uthmani. “Pada akhirnya, adalah tanggung jawab orang tua dan wali untuk mengawasi,” tegasnya
Editor: Aspian Nur