Spesialis Ilmu Tidur di Stanford Center for Sleep Sciences and Medicine, Rafael Pelayo juga sepakat dengan hal tersebut. Menurut dia, tidur siang paling menyegarkan adalah pada fase transisi dari terjaga ke tidur nyenyak atau “intermediate sleep”. Jika dihitung, durasinya sekitar 20 hingga 40 menit dan tidak lebih dari satu jam.
“Pada dasarnya, jika Anda tidur lebih lama, Anda akan masuk ke dalam fase tidur nyenyak dan itulah yang akan membuat Anda merasa pusing saat bangun kembali,” kata Pelayo. Adapun untuk waktu, tidur siang harus dilakukan antara tengah hari hingga pukul 3 sore. Namun, itu sangat tergantung pada orangnya.
“Kebanyakan orang tidak benar-benar tidur terus-terusan, ada yang tidur sebentar terus terbangun. Anda perlu waktu untuk bersantai sebelum bisa tidur. Jadi, Anda mungkin perlu menyisihkan satu jam jika Anda ingin 40 menit tidur dengan berkualitas,” kata dia.
Robert Oexman, Direktur Institut Sleep to Live menjelaskan mengapa seseorang tidak boleh tidur siang lebih dari jam 3 sore. Menurut dia, ini bertepatan dengan ritme sirkadian normal. “Tidur siang di waktu lain, selain dari 12.00 sampai 15.00, dapat membuat Anda lebih sulit tidur di malam hari,” kata Oexman.
Editor : Bambang Irawan
Berita ini sudah tayang di republika.co.id hari Jumat 8 Januari 2021 dengan judul : Ini Durasi Tidur Siang Terbaik Menurut Ahli