Terkait dengan diabetes sejumlah disinformasi pun sering ditemui di masyarakat, salah satunya adalah tidak boleh mengonsumsi nasi. Alasannya, karena dianggap dapat meningkatkan gula darah. Padahal kenyataannya tidak demikian.
Menurut spesialis penyakit dalam dr. Wiandari Wisnu, SpPD-KEMD, pasien diabetes masih boleh mengonsumsi nasi, termasuk nasi putih. Hanya saja, kata dia perhatikan porsinya.
"Pada dasarnya tidak ada pantangannya, jadi makanan itu tetap harus ada karbohidrat, proteinya, lemaknya tetap harus ada. Tetapi tertakar," kata Wisnu.
Pasien diabetes harus menghindari makanan manis yang dapat meningkatkan gula darah seperti durian hingga makanan yang tinggi lemak dan karbohidrat. "Bukan tidak boleh sama sekali tapi tertakar," jelasnya.
Selain itu, pasien diabetes juga harus rutin olahraga minimal tiga kali dalam sepekan. Sebab kata dia, olahraga yang teratur dapat membantu mengontrol gula darah dan lemak. Meski begitu, untuk jenis olahraganya perlu diperhatikan. Disarankan untuk melakukan jenis olahraga aerobik seperti berenang, bersepda, jalan cepat.
"Bukan olahraga yang sifatnya kompetitif. Kenapa aerobik? Karena olahraga yang diharapkan continue geraknya, seperti jalan terus menerus kalori yang diharapkan keluar lebih banyak sehingga bisa mengontrol gula dan lain-lain," ujar Wisnu lagi.
Meski begitu perlu diperhatikan juga ketika berolahraga seorang penyitas diabetes harus memperhatikan kadar gula dalam darahnya. Jika kadar gula dalam darahnya di atas 300 dan di bawah 80 tidak diperbolehkan untuk melakukan olahraga. (*)
Editor: Aspian Nur
Berita ini sudah tayang di viva.co.id hari Selasa 3 November 2020 dengan judul Penderita Diabetes Masih Bisa Makan Nasi, Asal Ikuti Aturan Ini