Jangan Lupakan Daun Jinten di Masa Pandemi Covid-19
1 menit baca637 kali dibaca

KORANKALTIM.COM, JAKARTA – Di era pandemi yang belum jelas akan vaksin dan obat untuk virus corona, ditambah cuaca yang tak menentu, membuat kita harus bekerja ekstra dalam memperkuat imunitas tubuh.
Beragam suplemen bisa dikonsumsi dalam memenuhi hal tersebut serta diimbangi pola makan bergizi dan aktif bergerak.
Mengonsumsi herbal juga bisa menjadi pilihan dalam mencegah tubuh terserang penyakit menular, termasuk Covid-19.
Dipaparkan Ahli Herbal, Dr. (Cand) dr. Inggrid Tania, MSi, daun jinten dapat dikonsumsi jika tubuh membutuhkan nutrisi ekstra. Daun jinten menjadi salah satu jenis rempah di Tanah Air yang saat ini mulai tergerus kepopulerannya, padahal daun jinten memiliki beragam khasiat yang baik bagi tubuh khususnya di tengah pandemi Covid-19.
"Daun jinten bisa untuk imunitas. Di dalamnya mengandung minyak atsiri, zat antioksidan yang bersifat regulasi respons imun," kata Inggrid.
Zat tersebut lantas meningkatkan produksi sel imun seperti leukosit. Hal yang sama juga terjadi pada tubuh saat tenggorokan sedang gatal dan memicu batuk. Kandungan baik daun jinten mampu meredakan batuk, demam, hingga mengencerkan dahak saat batuk.
Dokter Inggrid juga menjelaskan bahwa di dalam daun jinten terdapat zat yang mampu melonggarkan area bronkus sehingga baik bagi pengidap asma. Bahkan, daun jinten terbukti berkhasiat sebagai pencegah tumbuhnya sel kanker.
"Ada senyawa bersifat antioksidan dan antikanker atau cegah tumbuhnya sel kanker dan bersifat antipolimerasi, untuk cegah atau hambat pertumbuhan sel kanker," paparnya.
Tak hanya itu, daun jinten sangat disarankan untuk ibu menyusui lantaran dapat melancarkan ASI. Wah, sangat beragam ya! Lantas, seperti apa cara mengonsumsinya?
"Rebus daun jinten 5 menit. Tuang air rebusannya dan bisa tambahkan 1 sdm madu. Konsumsi 2-3 kali sehari," tutupnya. (*)
Editor: Aspian Nur
Berita ini sudah tayang di viva.co.id hari Selasa 6 Oktober 2020 dengan judul Khasiat Daun Jinten, Jaga Imunitas untuk Cegah COVID-19










