Tak Efektif, Rapid Test Dianggap Belum Bisa Mengendalikan Penyakit
1 menit baca153 kali dibaca

KORANKALTIM.COM, JAKARTA - Pakar Biologi Molekuler Ahmad Utomo menyebut penggunaan rapid test atau tes cepat molekuler yang kini digunakan untuk mendeteksi dini virus corona (Covid-19) tidak efektif digunakan sebagai langkah awal deteksi.
Menurutnya, tak ada pula studi yang mengatakan rapid test berhasil mengendalikan penyakit yang telah menjadi pandemi. "Sudah banyak yang mengetahui rapid test tidak efektif dan saya tidak menemukan literatur studi akademik bahwa rapid test ini berhasil mengendalikan penyakit," kata Ahmad seperti dikutip korankaltim.com dari cnnindonesia.com










