Ilmuwan juga menemukan bahwa melakukan aktifitas setelah periode kurang gerak selama dua pekan tidak akan bisa mengembalikan kesehatan tubuh dengan cepat. Efeknya akan bertahan dalam waktu lama.
Para ilmuwan khawatir orang dewasa yang harus menjalani perawatan di rumah sakit tentunya akan mengalami kurang gerak sehingga bisa berdampak pada peningkatan gula darah. Bahkan aktif kembali setelah absen olahraha tidak bisa menurunkan level gula darah.
Para peneliti di Universitas McMaster di Ontario, Kanada, mempelajari beberapa dampak kurang melakukan aktifitas fisik bagi orang yang kegemukan, salah satunya diabetes tipe 2. Diabetes tipe 2 dapat berkembang lebih cepat bagi mereka yang kurang gerak.
Kondisi ini lebih mengkhawatirkan khususnya untuk orang dewasa yang dirawat di rumah sakit selama berminggu-minggu. “Padahal perawatan penyakit diabetes tipe 2 sangat mahal dan penanganannya cukup rumit,” kata salah satu peneliti, Stuart Philips.
Diabetes adalah kondisi yang umum yang sering dialami orang dewasa khususnya penderita kegemukan. Di Inggris, sebanyak empat juta orang menderita diabetes sedangkan di AS mencapai 30 juta orang. Hampir 90 persen diantaranya terkena diabetes tipe 2.
Diabetes tipe 2 dapat meningkatkan risiko sejumlah penyakit seperti jantung, stroke hingga kanker. Pada beberapa kasus diabetes tipe 2 bisa berujung pada kebutaan hingga tindakan amputasi jika ada infeksi pada kaki. (rol)