“Kalau tidak ada halangan 20 September kita akan melakukan dialog publik. Dan semua kandidat yang sudah mendaptar di PPP harus ikut dialog publik. Kalau tidak hadir, itu akan menjadi pertimbangan,” kata Hasanuddin, Selasa (5/9).
Sebelum dialog publik, kata dia, PPP terlebih dulu akan melaksanakan Musyawarah Kerja Wilayah (Muskerwil) pada 19 September.
Namun, jadwal dialog publik 20 September mendatang bisa saja berubah. Pihaknya masih menunggu kepastikan Ketua Umum PPP, M Romahurmuziy. “Kita mau ke DPP dulu untuk menanyakan kesiapan ketua umum untuk menghadiri dialog publik,” beber Hasanuddin.
Usai dialog publik, pihaknya akan melakukan survei internal untuk menentukan calon yang akan direkomendasikan ke DPP. Dan setelah itu, DPP PPP akan menerbitkan surat keputusan terhadap pasangan calon dan kemudian dilakukan dengan deklarasi calon.
Sejumlah kandidat Gubernur Kaltim telah mendaftarkan diri ke PPP Kaltim sejak bulan April lalu, di Syaharie Jaang (Wali Kota Samarinda), Rita Widyasari (Bupati Kukar), Hadi Mulyadi (Anggota DPR RI dari PKS), Makmur HAPK (mantan Bupati Berau), Awang Ferdian (Anggota DPR RI), dan Yusran Aspar (Bupati PPU). (sab)